Follow Us:
thumb

Cara Pelajar Menyikapi Kejadian Indonesia Saat ini

Pada Rabu pagi ini di SMA MUHAMMADIYAH CIPANAS mengadakan 'Kaserbu' (kajian setiap rabu) yang diisi oleh siswi kami Puji Pazri Paujiah yang membahas tentang isu isu yang marak terjadi di Indonesia. 

Indonesia adalah negara demokrasi, di mana masyarakat memiliki hak untuk menyuarakan pendapat dan aspirasinya. Salah satu cara yang sering digunakan adalah demonstrasi. Demonstrasi merupakan sarana nyata untuk menyampaikan aspirasi kepada pemerintah, sekaligus menjadi bagian dari dinamika kehidupan berdemokrasi.


Macam-Macam Demonstrasi

1. Demonstrasi kalangan pendidikan biasanya dilakukan oleh pelajar atau mahasiswa sebagai bentuk visualisasi aspirasi.

2. Demonstrasi sosial politik contohnya demonstrasi terkait kebijakan DPR atau isu politik tertentu.

3. Demonstrasi teknologi dilakukan untuk menyuarakan perkembangan atau dampak teknologi dalam masyarakat.


Tujuan Demonstrasi

1. Menyampaikan aspirasi masyarakat kepada pemerintah.

2. Memberikan pendidikan politik dan sosial bagi masyarakat luas.


Dampak Demonstrasi

Positif:

1. Menjadi sarana penyaluran aspirasi rakyat.

2. Mendorong terjadinya perubahan yang lebih adil.

3. Membentuk sikap kritis dan keberanian.

Negatif:

1. Berpotensi merusak fasilitas umum.

2. Bisa dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu.

3. Berisiko menimbulkan konflik antara aparat dengan masyarakat.


Cara Pelajar Menyuarakan Aspirasi

Pelajar, khususnya SMA, memiliki cara tersendiri dalam menyalurkan aspirasi tanpa harus turun ke jalan. Beberapa langkah yang bisa dilakukan antara lain:

1. Menulis opini atau artikel.

2. Menyuarakan pendapat melalui media sosial secara sehat dan bertanggung jawab.

3. Bermusyawarah dalam organisasi pelajar, seperti IPM (Ikatan Pelajar Muhammadiyah) atau OSIS.


Mengapa Pelajar SMA Tidak Turun Aksi?

Ada beberapa alasan mengapa pelajar tingkat SMA sebaiknya tidak ikut aksi demonstrasi di jalan:

1. Usia yang belum matang secara hukum dan psikologis.

2. Pendidikan tetap menjadi prioritas utama.

3. Faktor keamanan dan keselamatan diri.


Dalam forum diskusi ini, muncul pertanyaan menarik: “Apa sih fungsi DPR itu?”

Sebagian masyarakat mungkin sudah tahu tupoksi (tugas pokok dan fungsi) DPR, tetapi pada kenyataannya, masih banyak masyarakat yang belum merasakan secara nyata peran DPR dalam kehidupan sehari-hari. Pertanyaan ini menjadi refleksi bagi kita semua, bahwa demokrasi tidak hanya sebatas aksi, tetapi juga tentang pemahaman dan pengawasan terhadap lembaga negara.


Komentar

blog comments powered by Disqus